mitrabhayangkarainobes.com
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
mitrabhayangkarainobes.com
No Result
View All Result

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Billy Mambrasar dan Bupati Fakfak Luncurkan Program Petani Milenial

by Redaksi
27 Agustus 2021
in Uncategorized
0
136
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Stafsus Presiden Billy Mambrasar meluncurkan Program Petani Milenial dan menyerahkan Kartu Tani, di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (25/08/2021). (Foto: Tim Stafsus Presiden Billy Mambrasar)

Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Billy Mambrasar meluncurkan Program Petani Milenial dan menyerahkan Kartu Tani, di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (25/08/2021).

Peluncuran program yang merupakan kolaborasi dari Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak, dan Papua Muda Inspiratif ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan juga menginspirasi para generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja.

“Program Petani Milenial merupakan salah satu bukti perhatian Presiden Jokowi untuk membangun SDM [sumber daya manusia] di Papua dan Papua Barat,” ujar Billy saat memberikan sambutan.

Program Petani Milenial ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, yang menargetkan 20.000 petani milenial.

Billy, yang merupakan putra asli Papua tersebut mengungkapkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar semua jajaran dan pihak terkait bersinergi dan bergerak cepat dalam mendorong percepatan pembangunan di kedua provinsi tersebut.

“Dalam beberapa rapat, beliau memberi arahan secara langsung agar kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan semua pemangku kepentingan dapat bersinergi dan bergerak cepat mendorong percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Fakfak Untung Tamsil dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Papua Muda Inspiratif dan Stafsus Presiden Billy Mambrasar yang telah mendorong sektor pertanian di Kabupaten FakFak melalui Program Petani Milenial. Ia mengharapkan program ini dapat menjangkau seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.

Selanjutnya, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi yang turut hadir secara virtual menekankan bahwa Kementan tengah fokus pada Lima Cara Bertindak (CB) untuk meningkatkan sektor pertanian nasional.

“Pada CB 4 terdapat pengembangan pertanian modern atau smart farming, di mana penggunaan alat pertanian  modern dan internet of things sangat berperan dalam tahap ini sehingga para petani nantinya akan mendapatkan penghasilan sendiri,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, Kementan juga berkolaborasi dengan sejumlah instansi dalam upaya menciptakan 2,5 juta petani milenial. Salah satunya adalah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dirjen Vokasi Kemendikbudristek) untuk masuk ke dalam program di perguruan tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Barat, Yacob. S. Fonataba, yang juga turut hadir secara virtual, menyambut antusias dan mendukung Program Petani Milenial ini. Ia mengharapkan kehadiran program ini dapat mendorong keikutsertaan serta membuat para pemuda di Provinsi Papua Barat tidak malu bertani dan bisa menjadi wirausaha.

Terakhir, Koordinator Papua Muda Inspiratif Papua Barat, Simon Tabuni, yang juga hadir secara virtual, mengungkapkan bahwa program yang pertama kali diluncurkan di Kabupaten Manokwari pada bulan Mei ini telah berhasil menciptakan 1.000 petani muda baru. Selain di Manokwari dan Fakfak, program ini juga telah diluncurkan di Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni.

“Dalam Millennials Agriculture Project sebagai strategi dalam menjalankan program ini, terdapat empat klaster petani, mulai dari [From] Zero to Farmer hingga [From] Agripreneur to Exporter, di mana penggunaan internet dan kemajuan teknologi sangat berperan penting sehingga menjadikan tren bahwa bertani itu keren dan bukan hanya pada on-farm saja tapi juga off-farm,” ujar Simon. (TIM STAFSUS PRESIDEN BILLY MAMBRASAR/UN)

The post Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Billy Mambrasar dan Bupati Fakfak Luncurkan Program Petani Milenial appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Stafsus Presiden Billy Mambrasar meluncurkan Program Petani Milenial dan menyerahkan Kartu Tani, di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (25/08/2021). (Foto: Tim Stafsus Presiden Billy Mambrasar)

Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Billy Mambrasar meluncurkan Program Petani Milenial dan menyerahkan Kartu Tani, di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (25/08/2021).

Peluncuran program yang merupakan kolaborasi dari Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak, dan Papua Muda Inspiratif ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan juga menginspirasi para generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja.

“Program Petani Milenial merupakan salah satu bukti perhatian Presiden Jokowi untuk membangun SDM [sumber daya manusia] di Papua dan Papua Barat,” ujar Billy saat memberikan sambutan.

Program Petani Milenial ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, yang menargetkan 20.000 petani milenial.

Billy, yang merupakan putra asli Papua tersebut mengungkapkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar semua jajaran dan pihak terkait bersinergi dan bergerak cepat dalam mendorong percepatan pembangunan di kedua provinsi tersebut.

“Dalam beberapa rapat, beliau memberi arahan secara langsung agar kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan semua pemangku kepentingan dapat bersinergi dan bergerak cepat mendorong percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Fakfak Untung Tamsil dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Papua Muda Inspiratif dan Stafsus Presiden Billy Mambrasar yang telah mendorong sektor pertanian di Kabupaten FakFak melalui Program Petani Milenial. Ia mengharapkan program ini dapat menjangkau seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.

Selanjutnya, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi yang turut hadir secara virtual menekankan bahwa Kementan tengah fokus pada Lima Cara Bertindak (CB) untuk meningkatkan sektor pertanian nasional.

“Pada CB 4 terdapat pengembangan pertanian modern atau smart farming, di mana penggunaan alat pertanian  modern dan internet of things sangat berperan dalam tahap ini sehingga para petani nantinya akan mendapatkan penghasilan sendiri,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, Kementan juga berkolaborasi dengan sejumlah instansi dalam upaya menciptakan 2,5 juta petani milenial. Salah satunya adalah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dirjen Vokasi Kemendikbudristek) untuk masuk ke dalam program di perguruan tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Barat, Yacob. S. Fonataba, yang juga turut hadir secara virtual, menyambut antusias dan mendukung Program Petani Milenial ini. Ia mengharapkan kehadiran program ini dapat mendorong keikutsertaan serta membuat para pemuda di Provinsi Papua Barat tidak malu bertani dan bisa menjadi wirausaha.

Terakhir, Koordinator Papua Muda Inspiratif Papua Barat, Simon Tabuni, yang juga hadir secara virtual, mengungkapkan bahwa program yang pertama kali diluncurkan di Kabupaten Manokwari pada bulan Mei ini telah berhasil menciptakan 1.000 petani muda baru. Selain di Manokwari dan Fakfak, program ini juga telah diluncurkan di Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni.

“Dalam Millennials Agriculture Project sebagai strategi dalam menjalankan program ini, terdapat empat klaster petani, mulai dari [From] Zero to Farmer hingga [From] Agripreneur to Exporter, di mana penggunaan internet dan kemajuan teknologi sangat berperan penting sehingga menjadikan tren bahwa bertani itu keren dan bukan hanya pada on-farm saja tapi juga off-farm,” ujar Simon. (TIM STAFSUS PRESIDEN BILLY MAMBRASAR/UN)

The post Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Billy Mambrasar dan Bupati Fakfak Luncurkan Program Petani Milenial appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Baca Juga

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Stafsus Presiden Billy Mambrasar meluncurkan Program Petani Milenial dan menyerahkan Kartu Tani, di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (25/08/2021). (Foto: Tim Stafsus Presiden Billy Mambrasar)

Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Billy Mambrasar meluncurkan Program Petani Milenial dan menyerahkan Kartu Tani, di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (25/08/2021).

Peluncuran program yang merupakan kolaborasi dari Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak, dan Papua Muda Inspiratif ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan juga menginspirasi para generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja.

“Program Petani Milenial merupakan salah satu bukti perhatian Presiden Jokowi untuk membangun SDM [sumber daya manusia] di Papua dan Papua Barat,” ujar Billy saat memberikan sambutan.

Program Petani Milenial ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, yang menargetkan 20.000 petani milenial.

Billy, yang merupakan putra asli Papua tersebut mengungkapkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar semua jajaran dan pihak terkait bersinergi dan bergerak cepat dalam mendorong percepatan pembangunan di kedua provinsi tersebut.

“Dalam beberapa rapat, beliau memberi arahan secara langsung agar kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan semua pemangku kepentingan dapat bersinergi dan bergerak cepat mendorong percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Fakfak Untung Tamsil dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Papua Muda Inspiratif dan Stafsus Presiden Billy Mambrasar yang telah mendorong sektor pertanian di Kabupaten FakFak melalui Program Petani Milenial. Ia mengharapkan program ini dapat menjangkau seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.

Selanjutnya, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi yang turut hadir secara virtual menekankan bahwa Kementan tengah fokus pada Lima Cara Bertindak (CB) untuk meningkatkan sektor pertanian nasional.

“Pada CB 4 terdapat pengembangan pertanian modern atau smart farming, di mana penggunaan alat pertanian  modern dan internet of things sangat berperan dalam tahap ini sehingga para petani nantinya akan mendapatkan penghasilan sendiri,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, Kementan juga berkolaborasi dengan sejumlah instansi dalam upaya menciptakan 2,5 juta petani milenial. Salah satunya adalah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dirjen Vokasi Kemendikbudristek) untuk masuk ke dalam program di perguruan tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Barat, Yacob. S. Fonataba, yang juga turut hadir secara virtual, menyambut antusias dan mendukung Program Petani Milenial ini. Ia mengharapkan kehadiran program ini dapat mendorong keikutsertaan serta membuat para pemuda di Provinsi Papua Barat tidak malu bertani dan bisa menjadi wirausaha.

Terakhir, Koordinator Papua Muda Inspiratif Papua Barat, Simon Tabuni, yang juga hadir secara virtual, mengungkapkan bahwa program yang pertama kali diluncurkan di Kabupaten Manokwari pada bulan Mei ini telah berhasil menciptakan 1.000 petani muda baru. Selain di Manokwari dan Fakfak, program ini juga telah diluncurkan di Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni.

“Dalam Millennials Agriculture Project sebagai strategi dalam menjalankan program ini, terdapat empat klaster petani, mulai dari [From] Zero to Farmer hingga [From] Agripreneur to Exporter, di mana penggunaan internet dan kemajuan teknologi sangat berperan penting sehingga menjadikan tren bahwa bertani itu keren dan bukan hanya pada on-farm saja tapi juga off-farm,” ujar Simon. (TIM STAFSUS PRESIDEN BILLY MAMBRASAR/UN)

The post Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Billy Mambrasar dan Bupati Fakfak Luncurkan Program Petani Milenial appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Stafsus Presiden Billy Mambrasar meluncurkan Program Petani Milenial dan menyerahkan Kartu Tani, di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (25/08/2021). (Foto: Tim Stafsus Presiden Billy Mambrasar)

Bupati Fakfak Untung Tamsil dan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Billy Mambrasar meluncurkan Program Petani Milenial dan menyerahkan Kartu Tani, di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (25/08/2021).

Peluncuran program yang merupakan kolaborasi dari Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak, dan Papua Muda Inspiratif ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan juga menginspirasi para generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja.

“Program Petani Milenial merupakan salah satu bukti perhatian Presiden Jokowi untuk membangun SDM [sumber daya manusia] di Papua dan Papua Barat,” ujar Billy saat memberikan sambutan.

Program Petani Milenial ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, yang menargetkan 20.000 petani milenial.

Billy, yang merupakan putra asli Papua tersebut mengungkapkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar semua jajaran dan pihak terkait bersinergi dan bergerak cepat dalam mendorong percepatan pembangunan di kedua provinsi tersebut.

“Dalam beberapa rapat, beliau memberi arahan secara langsung agar kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan semua pemangku kepentingan dapat bersinergi dan bergerak cepat mendorong percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Fakfak Untung Tamsil dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Papua Muda Inspiratif dan Stafsus Presiden Billy Mambrasar yang telah mendorong sektor pertanian di Kabupaten FakFak melalui Program Petani Milenial. Ia mengharapkan program ini dapat menjangkau seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.

Selanjutnya, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi yang turut hadir secara virtual menekankan bahwa Kementan tengah fokus pada Lima Cara Bertindak (CB) untuk meningkatkan sektor pertanian nasional.

“Pada CB 4 terdapat pengembangan pertanian modern atau smart farming, di mana penggunaan alat pertanian  modern dan internet of things sangat berperan dalam tahap ini sehingga para petani nantinya akan mendapatkan penghasilan sendiri,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, Kementan juga berkolaborasi dengan sejumlah instansi dalam upaya menciptakan 2,5 juta petani milenial. Salah satunya adalah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dirjen Vokasi Kemendikbudristek) untuk masuk ke dalam program di perguruan tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Barat, Yacob. S. Fonataba, yang juga turut hadir secara virtual, menyambut antusias dan mendukung Program Petani Milenial ini. Ia mengharapkan kehadiran program ini dapat mendorong keikutsertaan serta membuat para pemuda di Provinsi Papua Barat tidak malu bertani dan bisa menjadi wirausaha.

Terakhir, Koordinator Papua Muda Inspiratif Papua Barat, Simon Tabuni, yang juga hadir secara virtual, mengungkapkan bahwa program yang pertama kali diluncurkan di Kabupaten Manokwari pada bulan Mei ini telah berhasil menciptakan 1.000 petani muda baru. Selain di Manokwari dan Fakfak, program ini juga telah diluncurkan di Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni.

“Dalam Millennials Agriculture Project sebagai strategi dalam menjalankan program ini, terdapat empat klaster petani, mulai dari [From] Zero to Farmer hingga [From] Agripreneur to Exporter, di mana penggunaan internet dan kemajuan teknologi sangat berperan penting sehingga menjadikan tren bahwa bertani itu keren dan bukan hanya pada on-farm saja tapi juga off-farm,” ujar Simon. (TIM STAFSUS PRESIDEN BILLY MAMBRASAR/UN)

The post Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Billy Mambrasar dan Bupati Fakfak Luncurkan Program Petani Milenial appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Tags: Kabinet Indonesia Maju
Cloud Hosting Indonesia

Berita Lainnya

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

by dewauang
2 September 2025
0

  Mitra bhayangkara inobes.com/Simalungun--Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Simalungun Periode 2024-2027 mengecam tindakan beberapa pemuda...

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

by Redaksi
21 April 2025
0

mitrabhayangkarinobes.com, | Lubuk Pakam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kantor Wilayah Sumatera Ikuti zoom pembukaan...

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

by Redaksi
4 April 2025
0

mitrabhayangkarainobes.com, | Lubuk Pakam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kanwil Sumatera Utara...

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian. 

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian. 

by Redaksi
19 Januari 2025
0

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian.   Mitra bhayangkara inobes.com...

TRENDING NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

TENTANG

mitrabhayangkarainobes.com | merupakan media yang mengutamakan publikasi suara rakyat serta menyajikan berita yang berimbang, kritis dan mendidik

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Recent Posts

  • Kontraktor Rabat Beton Hiraukan UU KIP Demi Dugaan Raup Untung Besar, Kini Alami Keretakan Dini. 
  • Start 2026 Tanpa Narkoba, Lapas Tebing Tinggi Laksanakan Tes Urine.

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com