mitrabhayangkarainobes.com
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
mitrabhayangkarainobes.com
No Result
View All Result

Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kuningan

by Redaksi
1 September 2021
in Uncategorized
0
137
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi kepada masyarakat secara pintu ke pintu di Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jabar, Selasa (31/08/2021). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau langsung kegiatan vaksinasi COVID-19 yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (31/08/2021) sore. Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh sebanyak dua ribu pelajar dan santri yang berasal dari berbagai sekolah dan pondok pesantren yang ada di kabupaten tersebut.

Selain melakukan peninjauan, pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog melalui konferensi video dengan perwakilan pengasuh dan santri dari pondok pesantren lain yang juga melaksanakan vaksinasi.

Salah satu santri Muhammad Alvin Materazzi asal Pondok Pesantren Al Mas’udiyyah Bandungan, Semarang, Jawa Tengah mengajukan pertanyaan kepada Presiden mengenai perkiraan selesainya vaksinasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi para santri dan pelajar.

“Kapan ya seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi para santri dan para pelajar dapat tervaksin semuanya, Pak? Sehingga kita semua dapat melaksanakan proses pembelajaran seperti dahulu kala sebelum adanya COVID-19?,” tanya Alvin.

Kepala Negara pun menjelaskan bahwa pandemi tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga melanda 221 negara lainnya. Oleh karena itu, saat ini setiap negara berusaha keras untuk mendapatkan vaksin COVID-19 sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

“Antarnegara rebutan vaksin, padahal yang memproduksi vaksin hanya 1, 2, 3, 4, 5, 6 negara, tidak semua negara memproduksi vaksin. Meskipun punya uang, meskipun anggarannya ada, belum tentu kita bisa mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Untuk itu, Indonesia patut bersyukur karena hingga saat ini pemerintah telah berhasil mengamankan 160 juta dosis vaksin. Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya keras untuk mengamankan kebutuhan vaksin COVID-19 nasional yang mencapai 428 juta dosis.

“Sudah ada komitmen dari industri dan pabrik vaksin, tetapi juga sekali lagi masih rebutan dengan negara-negara lain,” terangnya.

Sebelum meninjau ke Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kepala Negara terlebih dahulu meninjau kegiatan vaksinasi kepada masyarakat secara pintu ke pintu di Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan ini yaitu Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Kuningan Acep Purnama. (TGH/UN)

The post Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kuningan appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi kepada masyarakat secara pintu ke pintu di Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jabar, Selasa (31/08/2021). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau langsung kegiatan vaksinasi COVID-19 yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (31/08/2021) sore. Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh sebanyak dua ribu pelajar dan santri yang berasal dari berbagai sekolah dan pondok pesantren yang ada di kabupaten tersebut.

Selain melakukan peninjauan, pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog melalui konferensi video dengan perwakilan pengasuh dan santri dari pondok pesantren lain yang juga melaksanakan vaksinasi.

Salah satu santri Muhammad Alvin Materazzi asal Pondok Pesantren Al Mas’udiyyah Bandungan, Semarang, Jawa Tengah mengajukan pertanyaan kepada Presiden mengenai perkiraan selesainya vaksinasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi para santri dan pelajar.

“Kapan ya seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi para santri dan para pelajar dapat tervaksin semuanya, Pak? Sehingga kita semua dapat melaksanakan proses pembelajaran seperti dahulu kala sebelum adanya COVID-19?,” tanya Alvin.

Kepala Negara pun menjelaskan bahwa pandemi tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga melanda 221 negara lainnya. Oleh karena itu, saat ini setiap negara berusaha keras untuk mendapatkan vaksin COVID-19 sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

“Antarnegara rebutan vaksin, padahal yang memproduksi vaksin hanya 1, 2, 3, 4, 5, 6 negara, tidak semua negara memproduksi vaksin. Meskipun punya uang, meskipun anggarannya ada, belum tentu kita bisa mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Untuk itu, Indonesia patut bersyukur karena hingga saat ini pemerintah telah berhasil mengamankan 160 juta dosis vaksin. Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya keras untuk mengamankan kebutuhan vaksin COVID-19 nasional yang mencapai 428 juta dosis.

“Sudah ada komitmen dari industri dan pabrik vaksin, tetapi juga sekali lagi masih rebutan dengan negara-negara lain,” terangnya.

Sebelum meninjau ke Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kepala Negara terlebih dahulu meninjau kegiatan vaksinasi kepada masyarakat secara pintu ke pintu di Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan ini yaitu Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Kuningan Acep Purnama. (TGH/UN)

The post Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kuningan appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Baca Juga

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi kepada masyarakat secara pintu ke pintu di Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jabar, Selasa (31/08/2021). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau langsung kegiatan vaksinasi COVID-19 yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (31/08/2021) sore. Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh sebanyak dua ribu pelajar dan santri yang berasal dari berbagai sekolah dan pondok pesantren yang ada di kabupaten tersebut.

Selain melakukan peninjauan, pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog melalui konferensi video dengan perwakilan pengasuh dan santri dari pondok pesantren lain yang juga melaksanakan vaksinasi.

Salah satu santri Muhammad Alvin Materazzi asal Pondok Pesantren Al Mas’udiyyah Bandungan, Semarang, Jawa Tengah mengajukan pertanyaan kepada Presiden mengenai perkiraan selesainya vaksinasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi para santri dan pelajar.

“Kapan ya seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi para santri dan para pelajar dapat tervaksin semuanya, Pak? Sehingga kita semua dapat melaksanakan proses pembelajaran seperti dahulu kala sebelum adanya COVID-19?,” tanya Alvin.

Kepala Negara pun menjelaskan bahwa pandemi tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga melanda 221 negara lainnya. Oleh karena itu, saat ini setiap negara berusaha keras untuk mendapatkan vaksin COVID-19 sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

“Antarnegara rebutan vaksin, padahal yang memproduksi vaksin hanya 1, 2, 3, 4, 5, 6 negara, tidak semua negara memproduksi vaksin. Meskipun punya uang, meskipun anggarannya ada, belum tentu kita bisa mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Untuk itu, Indonesia patut bersyukur karena hingga saat ini pemerintah telah berhasil mengamankan 160 juta dosis vaksin. Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya keras untuk mengamankan kebutuhan vaksin COVID-19 nasional yang mencapai 428 juta dosis.

“Sudah ada komitmen dari industri dan pabrik vaksin, tetapi juga sekali lagi masih rebutan dengan negara-negara lain,” terangnya.

Sebelum meninjau ke Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kepala Negara terlebih dahulu meninjau kegiatan vaksinasi kepada masyarakat secara pintu ke pintu di Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan ini yaitu Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Kuningan Acep Purnama. (TGH/UN)

The post Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kuningan appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi kepada masyarakat secara pintu ke pintu di Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jabar, Selasa (31/08/2021). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau langsung kegiatan vaksinasi COVID-19 yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (31/08/2021) sore. Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh sebanyak dua ribu pelajar dan santri yang berasal dari berbagai sekolah dan pondok pesantren yang ada di kabupaten tersebut.

Selain melakukan peninjauan, pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog melalui konferensi video dengan perwakilan pengasuh dan santri dari pondok pesantren lain yang juga melaksanakan vaksinasi.

Salah satu santri Muhammad Alvin Materazzi asal Pondok Pesantren Al Mas’udiyyah Bandungan, Semarang, Jawa Tengah mengajukan pertanyaan kepada Presiden mengenai perkiraan selesainya vaksinasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya bagi para santri dan pelajar.

“Kapan ya seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi para santri dan para pelajar dapat tervaksin semuanya, Pak? Sehingga kita semua dapat melaksanakan proses pembelajaran seperti dahulu kala sebelum adanya COVID-19?,” tanya Alvin.

Kepala Negara pun menjelaskan bahwa pandemi tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga melanda 221 negara lainnya. Oleh karena itu, saat ini setiap negara berusaha keras untuk mendapatkan vaksin COVID-19 sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

“Antarnegara rebutan vaksin, padahal yang memproduksi vaksin hanya 1, 2, 3, 4, 5, 6 negara, tidak semua negara memproduksi vaksin. Meskipun punya uang, meskipun anggarannya ada, belum tentu kita bisa mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Untuk itu, Indonesia patut bersyukur karena hingga saat ini pemerintah telah berhasil mengamankan 160 juta dosis vaksin. Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya keras untuk mengamankan kebutuhan vaksin COVID-19 nasional yang mencapai 428 juta dosis.

“Sudah ada komitmen dari industri dan pabrik vaksin, tetapi juga sekali lagi masih rebutan dengan negara-negara lain,” terangnya.

Sebelum meninjau ke Pondok Pesantren Miftahul Falah, Kepala Negara terlebih dahulu meninjau kegiatan vaksinasi kepada masyarakat secara pintu ke pintu di Kampung Tonjong, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan ini yaitu Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Kuningan Acep Purnama. (TGH/UN)

The post Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kuningan appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Tags: Kabinet Indonesia Maju
Cloud Hosting Indonesia

Berita Lainnya

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

by dewauang
2 September 2025
0

  Mitra bhayangkara inobes.com/Simalungun--Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Simalungun Periode 2024-2027 mengecam tindakan beberapa pemuda...

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

by Redaksi
21 April 2025
0

mitrabhayangkarinobes.com, | Lubuk Pakam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kantor Wilayah Sumatera Ikuti zoom pembukaan...

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

by Redaksi
4 April 2025
0

mitrabhayangkarainobes.com, | Lubuk Pakam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kanwil Sumatera Utara...

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian. 

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian. 

by Redaksi
19 Januari 2025
0

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian.   Mitra bhayangkara inobes.com...

TRENDING NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

TENTANG

mitrabhayangkarainobes.com | merupakan media yang mengutamakan publikasi suara rakyat serta menyajikan berita yang berimbang, kritis dan mendidik

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Recent Posts

  • Kontraktor Rabat Beton Hiraukan UU KIP Demi Dugaan Raup Untung Besar, Kini Alami Keretakan Dini. 
  • Start 2026 Tanpa Narkoba, Lapas Tebing Tinggi Laksanakan Tes Urine.

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com