mitrabhayangkarainobes.com – Simalungun – Fasilitas pendidikan yang layak dan nyaman sepertinya belum dirasakan oleh masyarakat di sekolah menengah pertama SMP N 1 Tangga Batu Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Sebab siswa-siswi harus belajar di ruang kelas yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Fungsi kepala sekolah sebagai manajer pengelola sekolah mulai dari perencanaan program kerja sekolah, mengelola dan mendayagunakan Sumber Daya Manusia (SDM) ataupun sarana prasarana yang ada, melaksanakan program yang telah dirancang bersama, mengontrol dan mengevaluasi pelaksanaan program sekolah, namun hal ini tidak diindahkan oleh kepala sekolah SMP Negeri 1 Tangga Batu.
Dari hasil pantauan awak media pada Rabu, (26/04/2023) saat masih dalam kondisi libur panjang lebaran, terlihat keadaan gerbang sekolah terbuka lebar (Tidak Terkunci) sehingga pihak lain bebas keluar masuk ke komplek sekolah.
Bukan hanya itu, awak media juga mendapati hampir semua kamar mandi/ WC kering tak ada airnya dan sama sekali tidak berfungsi, jendela ruangan kelas yang telah blong atau rusak, pintu ruangan kelas yang tidak terkunci dan terdapat juga pengadaan wastafel cuci tangan yang sama sekali tidak berguna.
Sepertinya penggunaan anggaran Dana Anggaran Khusus (DAK) sebelumnya tidak maksimal digunakan.
Menurut keterangan warga sekitar yang identitasnya enggan di publikasi, sebut saja “Bang Yan”, beliau berucap.
“Setiap hari bahkan malam hari para remaja banyak yang bermain di lokasi sekolah itu, kita menduga mereka melakukan kegiatan yang tidak baik, karena beberapa tahun yang lalu pernah ada pencurian 5 (Lima) unit laptop dan ketahuan pelakunya namun di damaikan oleh ibu Tiarlin Simamora selaku kepala sekolah di situ bang,” ucap beliau ke awak media pada kamis, (27/04/2023).
“Sebenarnya jika kegiatan belajar mengajar di sekolah ini baik, kedisiplinan, kerajinan dan kebersihan siswa-siswi pun bisa menjadi baik, karena anak didik pastinya mengikuti apa yang diajarkan, bisa jadi sebaliknya,” Ucapnya mengakhiri.
Terpisah saat kita meminta tanggapan melalui pesan singkat whatsapp dari ibu Tiarlin simamora sebagai kepala sekolah tidak terkirim alias centang satu pada Jum’at, (28/04/2023).
Mengetahui tidak mendapat jawaban, awak media langsung konfirmasi ke pihak korwil pendidikan Kecamatan Hatonduhan yakni Bapak Edyahman Purba, dan beliau menyebut.
“Terimakasih informasinya dan akan kita sampaikan ke kepala sekolah SMP N1 Tangga Batu”, jawabnya via pesan singkat WhatsApp ke awak media.









Discussion about this post