mitrabhayangkarainobes.com
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
mitrabhayangkarainobes.com
No Result
View All Result

Pegawai PT ACC Di Anggap Tidak Bertanggungjawab Kepada Costumer Asal Pematang Siantar.

by Redaksi
8 Maret 2024
in Pematangsiantar
0
mbi

mbi

142
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Mitra Bhayangkara Inobes _ Siantar, Sumut:
Keluarga tertanggung ibu Magdalena Panggabean yang beralamat di Jl Pendidikan no 11,kelurahan Sukadame kec. Siantar utara, Pematang Siantar ,Sumatera Utara,merasa kecewa dengan perlakuan pegawai PT Asuransi Jiwa Astra yang tergabung dalam PT Astra Credit Companies (ACC) yang berkantor di jalan Sisingamangaraja no 41,Sitirejo II, kecamatan Medan Amplas, Medan, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

Hal itu berawal dari pemegang polis PT Astra Sedaya Finance dan pihak tertanggung almarhum Jonner Pardomuan Silalahi suami dari Magdalena Panggabean yang sebelumnya telah menerima arahan dari pegawai PT ACC untuk memenuhi prosedur sesuai SOP agar mendapatkan klaim penerima manfaat asuransi dengan nomor sertifikat ACP 06829444/01500520001523457.dengan pemegang polis PT Astra Sedaya Finance.

Baca Juga

Dugaan Peredaran Narkoba Di Koin Bar Semakin Marak, Pil Ekstasi Di Bandrol Rp 270 – 350 Ribu /Butir, Kinerja Polsek Dipertanyakan. 

Lapor Pak Kapolri! Polsek Marihat Terkesan Tutup Mata Soal Dugaan Peredaran Narkoba di THM Koin Bar. 

Audiensi bersama Kacab BPJS Ketenagakerjaan, GAMKI siap menjadi Perisai terhadap kepentingan Masyarakat. 

Menurut keterangan ibu Magdalena Panggabean ke awak media Mitra Bhayangkara Inobes.com pada hari,Rabu ( 07/03/2024), pegawai PT ACC Rajes Simarmata menyatakan.

“Bayarkan aja cicilan mobil atas nama suami ibu itu selama 6 bulan kedepan, agar nantinya asuransi almarhum bapak di keluarkan pihak Astra life dan ada pengembalian dana terhitung setelah laporan bahwasanya suami ibu telah meninggal dunia,” ucap ibu Magdalena Panggabean menirukan ucapan Rajes Simarmata.

Namun sampai 11 bulan cicilan saya bayarkan,saya tidak menerima informasi dari pihak pegawai PT ACC lagi, untuk itu saya kembali bersama anak saya menanyakan soal asuransi itu ke kantor mereka langsung namun mereka tidak melayani saya dengan baik-baik, dan yang mengaku sebagai kepala cabang menyuruh saya menanyakan langsung ke pihak PT Asta life Jakarta, kami merasa seperti bola yang di lempar ke sana sini,” Keluh ibu Magdalena Panggabean ke awak media.

Sebelumnya saran dari Okta Lubis pun demikian, terkait pengklaim Asuransi dari Astra life itu tertanggung harus membayar kewajiban sampai lebih 6 (enam) bulan cicilan semenjak pihak tertanggung meninggal dunia, namun sudah lebih dari cicilan yang di sarankan tersebut tidak menemui titik terang.

Bapak Okta pun dan ibu Novianti menyatakan saya untuk membayar cicilan atas nama suami saya yang telah meninggal dunia dan saya turuti, bahkan sebelumnya ibu Novianti meminta data BPJS kesehatan kami, karena mengingat demi keperluan untuk membantu keluarga saya, tanpa pikir panjang segera waktu itu saya kirimkan ke ibu Novianti, ternyata mereka semua hanya memberi harapan palsu, padahal sudah 5 kali ini kami bermitra dengan perusahaan PT ACC itu, tapi sepertinya mereka malah lari dari tanggungjawab,” Terang ibu Magdalena sambil kesal.

Terpisah saat awak media meminta keterangan dari pihak pegawai PT ACC, bapak Rajes Simarmata yang mengaku sebagai marketing di perusahaan tersebut,melalui pesan singkat whatsapp,Kamis (07/03/2024).

“Saya bagian marketingnya,Dan untuk update masalah claim asuransinya memang itu berhubungan sama pihak finance nya pak..
Dan terakhir memang saya ikut diskusi di kantor finance nya, infonya penolakan karena ada penyakit bawaan dari ybs Pak,” tutur Rajes Simarmata ke awak media.

Untuk itu awak media mencoba mempertanyakan kembali, perihal penyakit bawaan tersebut, yang sebelumnya pihak tertanggung yang sudah bermitra lama dengan PT ACC sudah sekian kalinya, kenapa tidak di persoalkan penyakit tersebut, beliau menjawab,

Iya pak..
Kmrin juga kita mempertanyakan itu pak. Tapi karna kantor astra life nya hanya ada di jakarta, jadi hanya via online bisa komunikasinya pak. Itupun diwakilkan sama pihak acc pak untuk minta keterangan lanjutan dari astra life nya Pak,”terang Rajes Simarmata.

Atas jawaban tersebut, ibu Magdalena Panggabean menilai pihak pegawai PT ACC tidak bertanggungjawab dengan costumer nya yang sudah beberapa kali menjadi mitranya.

Saya sudah bermitra dengan PT ACC sejak lama, dan saya tidak pernah berhubungan langsung dengan pihak Astra life, kan kami dalam proses pengajuan dan pembayaran melalui pihak PT ACC, seharusnya mereka yang menjadi wakil kami untuk penyelesaikan dengan pihak PT Astra life itu,” ucap ibu Magdalena Panggabean. (Sirait Lobe)

Cloud Hosting Indonesia

Berita Lainnya

Dugaan Peredaran Narkoba Di Koin Bar Semakin Marak, Pil Ekstasi Di Bandrol Rp 270 – 350 Ribu /Butir, Kinerja Polsek Dipertanyakan. 

by dewauang
23 November 2025
0

    Mitra bhayangkara inobes.com/Pematangsiantar, Tak Jauh Dari Polsek Marihat, Pil Ekstasi Dibandrol Rp 270 - 350 Per Butir di...

Lapor Pak Kapolri! Polsek Marihat Terkesan Tutup Mata Soal Dugaan Peredaran Narkoba di THM Koin Bar. 

by dewauang
19 November 2025
0

    Mitra bhayangkara inobes.com/Pematangsiantar -- Meski sudah menjadi sorotan publik dan ramai di perbincangkan perihal dugaan bebasnya Peredaran narkoba...

Audiensi bersama Kacab BPJS Ketenagakerjaan, GAMKI siap menjadi Perisai terhadap kepentingan Masyarakat. 

Audiensi bersama Kacab BPJS Ketenagakerjaan, GAMKI siap menjadi Perisai terhadap kepentingan Masyarakat. 

by dewauang
18 November 2025
0

  Mitra bhayangkara inobes.com//Pematangsiantar. Audiensi sekaligus Silahturahmi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Simalungun disambut...

Dugaan Maraknya Peredaran Extasi di THM Koin Bar, Mabes Polri Diminta Turunkan Tim Guna Penyelidikan. 

by dewauang
15 November 2025
0

    Mitra bhayangkara inobes.com/Pematangsiantar -- Bareskrim Mabes Polri Diminta Kembali melakukan penyelidikan peredaran Pil Ekstasi di Tempat Hiburan Malam...

TRENDING NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

TENTANG

mitrabhayangkarainobes.com | merupakan media yang mengutamakan publikasi suara rakyat serta menyajikan berita yang berimbang, kritis dan mendidik

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Recent Posts

  • Warga Huta Bayu Raja Keluhkan Jalan Rusak dan Kondisi Irigasi Saat Reses Wakil Ketua DPRD Bonauli Rajagukguk SH. 
  • KNPI Simalungun Desak Kejari untuk Segera Tuntaskan Dugaan Penyalagunaan Dana Hibah oleh Dispora Tahun 2024.

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com