Mitra Bhayangkara Inobescom–Simalungun:
Pengerjaan pembangunan pengaspalan jalan desa yang berlokasi pengerjaannya di Dusun III Saudara Jomono Nagori Gajing Jaya Kec. Gunung Maligas Kab. Simalungun (Sumatera Utara) dan di ketahui pengerjaan berupa pengaspalan jalan sepanjang 232 meter yang bersumber dari Dana Desa tahun 2024 dengan total pagu anggaran sebesar Rp 125.845.369.00 , akan tetapi kini menjadi sorotan warga setempat.
Hal tersebut di soal warga setempat yang mengaku bernama bang Samsul ke awak media,jumat (07/06/2024), beliau menduga pembangunan pengaspalan jalan tersebut asal-asalan di kerjakan, sebab baru sepekan di setiap sisi jalan pengaspalan sudah mulai berpecahan.
Masak iya bang, belum juga ada sebulan di kerjakan , pengaspalan tersebut sudah bercerai berai antara koral dan cairan aspal tidak menyatu. Bisa jadi campuran aspal dengan koral tidak sesuai ukuran sehingga di setiap sisi bahu jalan sudah hancur gini,” Sebut bang Samsul sambil menunjukkan keadaan kualitas jalan tersebut ke awak media.
Yang pasti kami sebagai warga merasa kuatir atas kualitas pengaspalan ini, jangan lah pengerjaan pengaspalan jalan yang bersumber dari DD itu keluar dari RAB yang sudah di tentukan, dan jangan demi meraup keuntungan lebih besar, semuanya harus di sunat, padahal pembangunan infrastruktur jalan ini kan untuk kepentingan masyarakat luas dan demi lancarnya transportasi,” Cetusnya kembali.
Terkait hal tersebut awak media segera mencoba meminta tanggapan ke Pak Adam selaku Pangulu di nagori Gajing Jaya melalui pesan WhatsApp, namun sepertinya beliau tidak menjawab konfirmasi awak media.Jumat (07/06/24).
Demi mendapatkan keterangan dan tanggapan yang jelas perihal pembangunan infrastruktur pengaspalan jalan yang kopak kapik tersebut, awak media bersama warga akan menyampaikan temuan tersebut ke pihak inspektorat dan pihak tenaga ahli kabupaten Simalungun.










