mitrabhayangkarainobes.com
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
mitrabhayangkarainobes.com
No Result
View All Result

APH Diminta Usut Dugaan Praktek Mafia Tanah Berkedok, Tanah Adat & Ulayat Di Sihaporas.

by Redaksi
15 Juni 2024
in Simalungun
0
139
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

 

Mitra Bhayangkara Inobes.com–Simalungun:

ADVERTISEMENT

Dugaan praktek mafia tanah yang terjadi di Sihaporas Kecamatan Pematang Sidamanik diduga dilakukan oleh oknum ‘Mafia Tanah’ yang berkedok sekelompok masyarakat demi meraup keuntungan pribadi, hal tersebut disampaikan Pahala Sihombing (14/6) selaku Ketua Lembaga Pengawasan Penyelenggara dan Pelayanan Publik (LP4) Sumatera Utara.

Baca Juga

Kontraktor Rabat Beton Hiraukan UU KIP Demi Dugaan Raup Untung Besar, Kini Alami Keretakan Dini. 

Selain Dikerjakan Tanpa Plang Proyek, Para Pekerja Mengaku Belum Terima Gaji.

Terkait Rabat Beton Retak Usai Dikerjakan CV. Raja Odong, Dinas PUPR Simalungun: Akan Diperbaiki.

 

Sebagai tokoh masyarakat sekaligus pemerhati penyelenggara pelayanan publik, dirinya berpendapat jika sudah seharusnya dalam hal ini Polres Simalungun beserta Kejaksaan Negeri mengusut tuntas serta menyelesaikan permasalahan tersebut, yang sudah beberapa tahun ini tidak kunjung selesai, yang dalam perjalanannya areal tersebut belum dapat digunakan sepenuhnya oleh PT. Toba Pulp Lestari (TPL) sebagai pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dari pemerintah.

 

“Saat ini muncul gerakan oknum masyarakat yang mengklaim dan menuntut tanah HGU yang dikelola PT. Toba Pulp Lestari adalah milik mereka dan menurut saya hal tersebut tidak di benarkan apalagi dengan cara yang sangat arogan” ucap Pahala Sihombing.

 

“Mereka melakukan tindakan memblokir jalan dan melakukan tindakan-tindakan yang mengganggu situasi kamtibmas, yang dalam hal ini saya rasa dapat berpotensi merugikan negara” tambah Ketua LP4 tersebut.

 

Lebih lanjut Pahala Sihombing juga mengungkapkan, seharusnya hal tersebut menurutnya bukanlah cara-cara yang tepat, karena seyogyanya Pemerintah Kabupaten Simalungun beserta APH harus memberikan pengertian kepada masyarakat, sehingga Masyarakat tidak salah menilai dan tidak terpengaruh dengan oknum Mafia Tanah dengan mengatasnamakan Tanah Adat atau Ulayat.

 

Seperti pemberitaan di media online yang kerap di beritakan sebelumnya perihal keberadaan pendatang Lamtoras yang terdapat di Sihaporas Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun yang dituding telah membuat keresahan dikalangan masyarakat, ketua Aliansi Sipolha Sihaporas (ASS) dengan tegas menyatakan penolakan nya terhadap keberadaan kelompok tersebut.

 

“Saya keberatan dan menolak dengan tegas keberadaan kelompok tersebut, yang mengklaim jika tanah Sipolha Sihaporas merupakan Tanah Ulayat” ucap Ketua ASS Rikot Damanik dengan tegas.

 

R.Sirait salah seorang pemerhati publik ketika ditanyai pendapat nya perihal permasalahan yang sempat menjadi pemberitaan viral tersebut mengungkapka, sudah seharusnya Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam hal ini memberikan pendampingan hukum terhadap permasalahan tersebut.

 

“Seharusny dalam hal ini Pemkab Simalungun beserta jajaran APH memberikan tindakan tegas terhadap aksi² pidana seperti itu, karena dari bukti kepemilikan saja sudah jelas, siapa yang berhak untuk mengelola” ucap nya kepada media.

 

Dirinya juga menduga ada agenda terselubung dari aksi yang dilakukan oleh sekelompok oknum masyarakat tersebut dengan oknum mafia tanah yang tidak tertutup kemungkinan telah berkonspirasi dengan oknum pemerintah daerah.

 

“Jika tidak segera ditindak tegas para mafia tanah ini, saya menduga sudah ada permainan ini antara mafia tanah dengan oknum pejabat Pemerintah,”tambah R.Sirait.

 

“PT. Toba Pulp Lestari juga harus segera melaporkan tindakan ini kepada aparat penegak hukum, dan jangan melakukan pembiaran walaupun dari informasi yang saya terima dugaan mafia tanah ini sudah bersifat sangat masif dan melibatkan berbagai pihak sehingga sangat sulit untuk dihadapi” papar nya.

 

“Jangan ada orang yang merasa kebal dengan hukum di Negara ini, karena Negara kita ini adalah Negara hukum dan berpedoman dengan undang – undang yang berlaku,” tutup R.Sirait dalam memberikan pendapatnya.(Red)

Cloud Hosting Indonesia

Berita Lainnya

Kontraktor Rabat Beton Hiraukan UU KIP Demi Dugaan Raup Untung Besar, Kini Alami Keretakan Dini. 

Kontraktor Rabat Beton Hiraukan UU KIP Demi Dugaan Raup Untung Besar, Kini Alami Keretakan Dini. 

by dewauang
10 Januari 2026
0

Mitra Bhayangkara Inobes.Com/Simalungun:Pengalokasian dana APBD Tahun Anggaran (TA) 2025 Simalungun kini menuai sorotan publik, Seperti pembangunan jalan pertanian rabat beton...

Selain Dikerjakan Tanpa Plang Proyek, Para Pekerja Mengaku Belum Terima Gaji.

Selain Dikerjakan Tanpa Plang Proyek, Para Pekerja Mengaku Belum Terima Gaji.

by dewauang
8 Januari 2026
0

  Mitra bhayangkara inobes.com/Simalungun:Pengerjaan infrastruktur jalan rabat beton yang berlokasi di jalan pertanian warga dusun Saribulaksa, Nagori Tangga Batu, kec....

Terkait Rabat Beton Retak Usai Dikerjakan CV. Raja Odong, Dinas PUPR Simalungun: Akan Diperbaiki.

Terkait Rabat Beton Retak Usai Dikerjakan CV. Raja Odong, Dinas PUPR Simalungun: Akan Diperbaiki.

by dewauang
30 Desember 2025
0

  Mitra bhayangkara inobes.com / Simalungun: Terkait pengerjaan rekonstruksi Jalan Rabat beton yang kualitasnya diduga tidak sesuai spesifikasi di dusun...

Warga Keluhkan Pengerjaan Rekonstruksi Jalan Rabat Beton Oleh CV. Raja Odong Di Tangga Batu, Baru Selesai Sudah Retak Retak. 

Warga Keluhkan Pengerjaan Rekonstruksi Jalan Rabat Beton Oleh CV. Raja Odong Di Tangga Batu, Baru Selesai Sudah Retak Retak. 

by dewauang
29 Desember 2025
0

      Mitra bhayangkara inobes.com/Simalungun:Pihak CV. Raja Odong beberapa hari lalu usai mengerjakan proyek rabat beton efektif Seb. 181M...

TRENDING NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

TENTANG

mitrabhayangkarainobes.com | merupakan media yang mengutamakan publikasi suara rakyat serta menyajikan berita yang berimbang, kritis dan mendidik

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Recent Posts

  • Kontraktor Rabat Beton Hiraukan UU KIP Demi Dugaan Raup Untung Besar, Kini Alami Keretakan Dini. 
  • Start 2026 Tanpa Narkoba, Lapas Tebing Tinggi Laksanakan Tes Urine.

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com