Mitra bhayangkara inobes.com–Simalungun:
Untuk Pilkada Di Kabupaten Simalungun, ada dua calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung, yaitu paslon nomor urut satu Radiapo Hasiholan Sinaga — Azi Pangaribuan dan nomor urut dua H. Anton Saragih — Benny Sinaga.
Dan pastinya kedua paslon tersebut, akan memperebutkan suara masyarakat Simalungun semaksimal mungkin, tentunya apa pun caranya akan mereka lakukan demi mendapatkan dukungan suara rakyat.
Menyikapi Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024, tentunya masyarakat lebih menyoroti paslon dengan nomor urut satu Radiapo, mengingat beliau adalah calon petahana yang sebelumnya memimpin kabupaten Simalungun.
Lagi-lagi masyarakat lebih condong menyoroti perihal program kartu Sikerja yang dulunya di anggap sebagai isu mujarab demi meraih suara terbanyak, namun sampai Radiapo kini kembali mencalonkan diri untuk kedua kalinya. Program Sikerja tersebut di anggap hanya untuk kepentingan politiknya masa pilkada sebelumnya.
Seperti yang di ungkapkan ibu Dini bersama dengan lainnya,dan mereka di ketahui warga kecamatan Hatonduhan – Simalungun kepada awak media, Jum’at (11/10/24), bahkan mereka mengatakan sudah tidak akan memilih Radiapo.
Siapa yang mau milih Radiapo lagi jadi bupati, kartu Sikerja yang di bagi-bagi nya pun gak ada artinya buat kami, cuma nokoin aja dia sama orang tua. Dasarnya karena percayanya kami dulu dengan kartu Sikerja yang katanya berfungsi sebagai alat mendapatkan bantuan modal usaha di tambah ucapannya di saat kampanye dulu di tempat kami,” Tutur ibu Dini ke media.
Lagian kalau pun yang katanya di salurkan melalui UMKM, sampai sekarang gak ada itu UMKM di tempat kami, jadi kami anggap dia pembohong dan gak mungkin lagilah kami pilih dia kembali ” Jelasnya kembali.
Terpisah, begitu juga keterangan bapak Rajagukguk di salah satu warung kopi ke awak media di hari yang sama, beliau dulu juga mengaku menerima kartu Sikerja yang katanya di iming-imingi modal usaha sebesar Rp 50juta.
Yang namanya kami orang kecil, tentunya ucapan perihal modal usaha melalui kartu Sikerja kami terima, lagian syaratnya hanya untuk memenangkan di saat Radiapo mencalonkan diri menjadi bupati Simalungun. Akhirnya kami semua mendukung dan menang mutlak suaranya di sini, dan akhirnya Radiapo yang duduk jadi bupati ” Terang bang Rajagukguk.
Di saat awak media meminta pendapatnya perihal hak pilih nya terkait pencalonannya kembali menjadi bupati Simalungun di pilkada yang akan digelar sebentar lagi, beliau dengan tegas tidak akan pilih Radiapo dan berharap bupati Simalungun di ganti dengan wajah yang baru.
Untuk pilihan bupati yang akan di gelar pada bulan November nanti, udah gak mungkin kami memilih calon bupati yang gak tepati janjinya ngasih bantuan modal usaha melalui Sikerja dan berjanji memperbaiki jalan besar simpang Buntu itu, bagus pilih H Anton lah kami” Jelasnya kembali. (Red)







