Mitra bhayangkara inobes.com — Simalungun:
Diduga karena manajemen PTPN IV Kebun Marihat telah sunat dana anggaran perawatan pada tanaman kelapa sawit yang baru menghasilkan (TM 1) di afdl 4 , sampai saat ini keadaan tanaman kelapa sawit masih memprihatinkan dan perlu di tangani semaksimal mungkin,Jumat (20/06/25).

Dari hasil investigasi tim media Mitra bhayangkara inobes.com di Kebun Marihat afdl 4 pada hari jumat kemarin (20/06/25) , mendapatkan banyaknya tanaman kelapa sawit TM 1 yang di jalari gulma penggangu bahkan di kelilingi sejumlah pohon pisang hutan dan tanaman bambu liar.


Dan di lokasi juga di dapati adanya pengerjaan pengendalian gulma secara manual dengan membasmi kayu-kayuan di sekeliling pohon kelapa sawit, namun itupun di kerjakan asal-asalan, karena masih banyak kayu-kayuan yang berdiri tegak setinggi 1 meter dan hanya bagian pucuknya yang di potong.
Untuk itu tim media mencoba meminta tanggapan terkait keadaan dan pengerjaan pengendalian gulma tersebut kepada asisten afdl 4 , Muklis melalui pesan whatsapp, Sabtu (21/06/25), namun beliau tidak menjawab dan bungkam.
Selanjutnya di waktu yang sama tim media meminta tanggapan ke Asisten Kepala kebun Marihat Benny Agusnata yang saat ini seharusnya bertanggung atas kondisi tanaman kelapa sawit tersebut,ketika dikonfirmasi melalui pesan aplikasi WhatsApp pada Sabtu (21/06/2025) belum juga memberikan keterangan hingga berita ini diterbitkan.(Tim)









