Mitra Bhayangkara inobes.com/Simalungun — Proyek siluman adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proyek pembangunan yang tidak transparan atau tidak jelas informasinya, seringkali tanpa papan nama proyek yang seharusnya dipasang untuk memberikan informasi kepada publik. Istilah ini juga bisa merujuk pada proyek yang dikerjakan secara diam-diam atau tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Seperti dari hasil penelusuran tim media Rabu (13/08/2025) menemukan pengerjaan parit pasangan diduga tidak memasang papan Informasi seperti yang di tetapkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Dan pengerjaannya tepat berada di Nagori Balijo kecamatan Tanah Jawa.
Saat tim media mencoba menanyakan proyek parit pasangan tersebut ke ibu Miswati selaku sekretaris desa Balijo, beliau langsung mengarahkan agar berkomunikasi dengan pak Enjel Gultom selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). “Langsung ke TPK nya aja berkomunikasi, sembari mengirimkan nomor kontak whatsapp Pak Enjel Gultom ke tim media.
Namun saat tim media meminta keterangan terkait proyek parit pasangan ke Pak Enjel Gultom melalui telpon dan pesan singkat whatsapp, kamis(14/08/25). Beliau memilih bungkam.
Sementara saat tim media menemui salah satu warga setempat dan mengaku bermarga Situmeang mengatakan, bahwa pengerjaan proyek Nagori seharusnya transparan dan dapat di ketahui publik apalagi jika sumber dananya dari Dana Desa (DD).
‘Aneh memang, masih berani Pangulu kami beserta tim kegiatan proyek yang tidak mematuhi (mengindahkan) ketentuan dan aturan penggunaan DD saat ini, seharusnya kan di pasang plank proyeknya, agar kami mengetahui berapa biaya dan volume yang di anggarkan untuk proyek tersebut bang’ ujarnya ke tim media.
“Bangunan proyek parit pasangan tersebut juga diduga tidak sesuai spesifikasi dan diduga tumpang tindi, untuk itu kami minta agar tim inspektorat Simalungun turun kelapangan, agar kedepan para pangulu bisa bekerja lebih baik dan taat dengan aturan yang berlaku,” Ucapnya kembali.
Sementara pangulu Balijo, Andilo Manurung sampai saat ini belum berhasil di konfirmasi tim media ,untuk itu selanjutnya tim media mengirim temuan ini ke meja Redaksi.(Red)








