Mitra bhayangkara inobes.com/SIMALUNGUN — Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, menyatakan dukungannya terhadap perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate di wilayah Kabupaten Simalungun.
Menurut Edis, keberlanjutan operasional perusahaan tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya dalam sektor perkebunan dan ketenagakerjaan.
“PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate bukan hanya sekadar perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Simalungun. Ribuan tenaga kerja menggantungkan hidupnya di sana,” ujar Edis dalam keterangannya, Selasa (1/4/2026).
Ia menilai, perpanjangan HGU merupakan langkah rasional selama perusahaan tetap menjalankan kewajibannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk dalam aspek lingkungan hidup, ketenagakerjaan, dan kontribusi terhadap masyarakat sekitar.
Edis juga menekankan bahwa keberadaan perusahaan tersebut telah memberikan dampak nyata, seperti:
• Membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal
• Mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar
• Berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi
• Mendukung pembangunan infrastruktur di sekitar wilayah operasional
“Selama perusahaan taat aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, maka tidak ada alasan untuk tidak mendukung perpanjangan HGU,” tegasnya.
Namun demikian, KNPI Simalungun tetap meminta agar pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja perusahaan, termasuk memastikan tidak adanya konflik lahan serta menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami juga mendorong adanya transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam proses evaluasi. Ini penting agar keberlanjutan investasi tetap sejalan dengan kepentingan rakyat,” tambahnya.
Edis berharap, dengan adanya perpanjangan HGU, PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate dapat terus meningkatkan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
“Ke depan, kita ingin investasi tetap berjalan, ekonomi tumbuh, tetapi hak-hak masyarakat juga tetap terlindungi,” tutupnya.(Red)







