Mitra bhayangkara inobes.com/Simalungun: Sabtu 04 April 2026 — Sejumlah pelanggan layanan internet dari Fiberindo menyampaikan keluhan terkait seringnya gangguan jaringan WiFi yang dinilai merugikan. Dengan biaya berlangganan berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per bulan, pelanggan menilai kualitas layanan yang diterima tidak sebanding dengan biaya yang dibayarkan.
Gangguan yang terjadi dilaporkan berupa koneksi internet yang tidak stabil hingga tidak dapat digunakan dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini berdampak pada aktivitas harian pelanggan, termasuk pekerjaan, pendidikan, dan komunikasi digital.
“Dalam beberapa minggu terakhir, jaringan sering mati tanpa pemberitahuan. Kami tetap membayar penuh setiap bulan, tetapi layanan tidak maksimal,” ujar salah satu pelanggan.
Para pelanggan mendesak pihak Fiberindo untuk segera mengambil langkah konkret, antara lain:
– Melakukan perbaikan jaringan secara menyeluruh
– Memberikan kompensasi atas gangguan layanan
– Meningkatkan respons layanan pelanggan terhadap laporan gangguan
Selain itu, pelanggan juga mempertimbangkan untuk mengadukan permasalahan ini kepada BRTI jika tidak ada penyelesaian yang memuaskan dalam waktu dekat.
Pelanggan berharap Fiberindo dapat menunjukkan komitmen dalam memberikan layanan yang berkualitas dan bertanggung jawab sesuai dengan hak konsumen.
Tentang Fiberindo
Fiberindo merupakan salah satu penyedia layanan internet (ISP) yang melayani berbagai wilayah di Indonesia dengan fokus pada jaringan berbasis fiber optik.
Untuk itu tim media mencoba meminta tanggapan pihak Fiberindo wilayah Kabupaten Simalungun, Sumarlin Sihombing melalui pesan whatsapp , Sabtu (04/05/26). Dan beliau menjawab “Saya cek dulu ya bang,”. (Tim)







