mitrabhayangkarainobes.com
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
mitrabhayangkarainobes.com
No Result
View All Result

Presiden Jokowi: Potensi Tanaman Porang sebagai Makanan Sehat Masa Depan

by Redaksi
20 Agustus 2021
in Uncategorized
0
137
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Jokowi saat meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Kamis (19/08/2021). (Foto: BPMI Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur dengan meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Kamis (19/08/2021) siang.

“Siang hari ini saya datang ke Kabupaten Madiun untuk melihat pabrik pengolahan porang PT Asia Prima (Konjak) yang menurut saya dari pengolahan yang ada di PT Asia Prima ini memberikan nilai tambah yang baik utamanya kepada petani,” kata Presiden mengawali keterangan persnya.

Presiden menyampaikan tanaman porang per hektar bisa menghasilkan 15-20 ton.

“Kemudian hasilnya per musim tanam, di musim tanam pertama itu bisa sampai Rp40 juta dalam kurun 8 bulan. Ini sebuah nilai yang sangat besar, pasarnya juga masih terbuka lebar,” imbuhnya.

Kepala Negara menambahkan, porang akan menjadi makanan masa depan karena rendah kalori, rendah karbon, dan juga rendah kadar gula.

“Sehingga saya kira ini menjadi makanan sehat ke depan. Ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” sambungnya.

Pada kesempatan ini Presiden telah menginstruksikan kepada Menteri Pertanian untuk serius dalama mengembangkan komoditas baru ini. Lebih lanjut, ia juga meminta untuk tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi sudah dalam bentuk barang jadi, seperti tepung dan beras porang.

“Dan kita harapkan kita akan tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi seperti yang tadi kita lihat di sini ini sudah setengah jadi, bisa jadi tepung dan insyaallah nanti tahun depan sudah akan menjadi barang jadi, yaitu menjadi beras porang,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi juga melakukan groundbreaking perluasan pabrik PT Asia Prima Konjac sekaligus meninjau proses pengolahan porang dari barang mentah menjadi barang setengah jadi. Presiden menyempatkan diri berdialog dengan beberapa perwakilan petani porang.

Untuk diketahui, porang atau dalam bahasa Latin disebut Amorphopallus muelleri blume merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat glukomanan atau zat gula dalam bentuk kompleks.

Porang biasanya diolah menjadi beras, shirataki, bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama PT Asia Prima Konjac Pin Haris.

(FID/AIT/TMJ)

The post Presiden Jokowi: Potensi Tanaman Porang sebagai Makanan Sehat Masa Depan appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Presiden Jokowi saat meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Kamis (19/08/2021). (Foto: BPMI Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur dengan meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Kamis (19/08/2021) siang.

“Siang hari ini saya datang ke Kabupaten Madiun untuk melihat pabrik pengolahan porang PT Asia Prima (Konjak) yang menurut saya dari pengolahan yang ada di PT Asia Prima ini memberikan nilai tambah yang baik utamanya kepada petani,” kata Presiden mengawali keterangan persnya.

Presiden menyampaikan tanaman porang per hektar bisa menghasilkan 15-20 ton.

“Kemudian hasilnya per musim tanam, di musim tanam pertama itu bisa sampai Rp40 juta dalam kurun 8 bulan. Ini sebuah nilai yang sangat besar, pasarnya juga masih terbuka lebar,” imbuhnya.

Kepala Negara menambahkan, porang akan menjadi makanan masa depan karena rendah kalori, rendah karbon, dan juga rendah kadar gula.

“Sehingga saya kira ini menjadi makanan sehat ke depan. Ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” sambungnya.

Pada kesempatan ini Presiden telah menginstruksikan kepada Menteri Pertanian untuk serius dalama mengembangkan komoditas baru ini. Lebih lanjut, ia juga meminta untuk tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi sudah dalam bentuk barang jadi, seperti tepung dan beras porang.

“Dan kita harapkan kita akan tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi seperti yang tadi kita lihat di sini ini sudah setengah jadi, bisa jadi tepung dan insyaallah nanti tahun depan sudah akan menjadi barang jadi, yaitu menjadi beras porang,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi juga melakukan groundbreaking perluasan pabrik PT Asia Prima Konjac sekaligus meninjau proses pengolahan porang dari barang mentah menjadi barang setengah jadi. Presiden menyempatkan diri berdialog dengan beberapa perwakilan petani porang.

Untuk diketahui, porang atau dalam bahasa Latin disebut Amorphopallus muelleri blume merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat glukomanan atau zat gula dalam bentuk kompleks.

Porang biasanya diolah menjadi beras, shirataki, bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama PT Asia Prima Konjac Pin Haris.

(FID/AIT/TMJ)

The post Presiden Jokowi: Potensi Tanaman Porang sebagai Makanan Sehat Masa Depan appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Baca Juga

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

Presiden Jokowi saat meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Kamis (19/08/2021). (Foto: BPMI Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur dengan meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Kamis (19/08/2021) siang.

“Siang hari ini saya datang ke Kabupaten Madiun untuk melihat pabrik pengolahan porang PT Asia Prima (Konjak) yang menurut saya dari pengolahan yang ada di PT Asia Prima ini memberikan nilai tambah yang baik utamanya kepada petani,” kata Presiden mengawali keterangan persnya.

Presiden menyampaikan tanaman porang per hektar bisa menghasilkan 15-20 ton.

“Kemudian hasilnya per musim tanam, di musim tanam pertama itu bisa sampai Rp40 juta dalam kurun 8 bulan. Ini sebuah nilai yang sangat besar, pasarnya juga masih terbuka lebar,” imbuhnya.

Kepala Negara menambahkan, porang akan menjadi makanan masa depan karena rendah kalori, rendah karbon, dan juga rendah kadar gula.

“Sehingga saya kira ini menjadi makanan sehat ke depan. Ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” sambungnya.

Pada kesempatan ini Presiden telah menginstruksikan kepada Menteri Pertanian untuk serius dalama mengembangkan komoditas baru ini. Lebih lanjut, ia juga meminta untuk tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi sudah dalam bentuk barang jadi, seperti tepung dan beras porang.

“Dan kita harapkan kita akan tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi seperti yang tadi kita lihat di sini ini sudah setengah jadi, bisa jadi tepung dan insyaallah nanti tahun depan sudah akan menjadi barang jadi, yaitu menjadi beras porang,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi juga melakukan groundbreaking perluasan pabrik PT Asia Prima Konjac sekaligus meninjau proses pengolahan porang dari barang mentah menjadi barang setengah jadi. Presiden menyempatkan diri berdialog dengan beberapa perwakilan petani porang.

Untuk diketahui, porang atau dalam bahasa Latin disebut Amorphopallus muelleri blume merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat glukomanan atau zat gula dalam bentuk kompleks.

Porang biasanya diolah menjadi beras, shirataki, bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama PT Asia Prima Konjac Pin Haris.

(FID/AIT/TMJ)

The post Presiden Jokowi: Potensi Tanaman Porang sebagai Makanan Sehat Masa Depan appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Presiden Jokowi saat meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Kamis (19/08/2021). (Foto: BPMI Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur dengan meninjau fasilitas pabrik pengolahan porang PT Asia Prima Konjac, Kamis (19/08/2021) siang.

“Siang hari ini saya datang ke Kabupaten Madiun untuk melihat pabrik pengolahan porang PT Asia Prima (Konjak) yang menurut saya dari pengolahan yang ada di PT Asia Prima ini memberikan nilai tambah yang baik utamanya kepada petani,” kata Presiden mengawali keterangan persnya.

Presiden menyampaikan tanaman porang per hektar bisa menghasilkan 15-20 ton.

“Kemudian hasilnya per musim tanam, di musim tanam pertama itu bisa sampai Rp40 juta dalam kurun 8 bulan. Ini sebuah nilai yang sangat besar, pasarnya juga masih terbuka lebar,” imbuhnya.

Kepala Negara menambahkan, porang akan menjadi makanan masa depan karena rendah kalori, rendah karbon, dan juga rendah kadar gula.

“Sehingga saya kira ini menjadi makanan sehat ke depan. Ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” sambungnya.

Pada kesempatan ini Presiden telah menginstruksikan kepada Menteri Pertanian untuk serius dalama mengembangkan komoditas baru ini. Lebih lanjut, ia juga meminta untuk tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi sudah dalam bentuk barang jadi, seperti tepung dan beras porang.

“Dan kita harapkan kita akan tidak mengekspor porang dalam bentuk mentahan, tetapi seperti yang tadi kita lihat di sini ini sudah setengah jadi, bisa jadi tepung dan insyaallah nanti tahun depan sudah akan menjadi barang jadi, yaitu menjadi beras porang,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi juga melakukan groundbreaking perluasan pabrik PT Asia Prima Konjac sekaligus meninjau proses pengolahan porang dari barang mentah menjadi barang setengah jadi. Presiden menyempatkan diri berdialog dengan beberapa perwakilan petani porang.

Untuk diketahui, porang atau dalam bahasa Latin disebut Amorphopallus muelleri blume merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat glukomanan atau zat gula dalam bentuk kompleks.

Porang biasanya diolah menjadi beras, shirataki, bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama PT Asia Prima Konjac Pin Haris.

(FID/AIT/TMJ)

The post Presiden Jokowi: Potensi Tanaman Porang sebagai Makanan Sehat Masa Depan appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Tags: Kabinet Indonesia Maju
Cloud Hosting Indonesia

Berita Lainnya

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

KNPI Kecam Pemuda yang Menggunakan Atribut KNPI Lakukan Demonstrasi di Kantor Bupati Simalungun. 

by dewauang
2 September 2025
0

  Mitra bhayangkara inobes.com/Simalungun--Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Simalungun Periode 2024-2027 mengecam tindakan beberapa pemuda...

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

Lapas Lubuk Pakam Ikuti Zoom Pembukaan IPPA Fest 2025

by Redaksi
21 April 2025
0

mitrabhayangkarinobes.com, | Lubuk Pakam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kantor Wilayah Sumatera Ikuti zoom pembukaan...

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam: Kita Semua Adalah Keluarga

by Redaksi
4 April 2025
0

mitrabhayangkarainobes.com, | Lubuk Pakam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kanwil Sumatera Utara...

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian. 

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian. 

by Redaksi
19 Januari 2025
0

Bapak Bona Uli Rajagukguk Bersama Pengurus Partai Gerindra Hatonduhan Serahkan Bantuan Musibah Kebakaran Di Nagori Parhondalian.   Mitra bhayangkara inobes.com...

TRENDING NEWS

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

TENTANG

mitrabhayangkarainobes.com | merupakan media yang mengutamakan publikasi suara rakyat serta menyajikan berita yang berimbang, kritis dan mendidik

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Recent Posts

  • DPP Bara Hati Indonesia: Pernyataan Mangihut Sinaga Soal Siantar Peringkat 1 Narkoba Tidak Sepenuhnya Sesuai Fakta Lapangan. 
  • Diduga Restu KPLP, Blok Kartini Lapas Kelas IIA Narkotika Pematangsiantar Disebut Kamar Khusus Lodes dan Narkoba. 

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pematangsiantar
    • Tapanuli
    • Medan
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Politik & Hukum

© 2021 | mitrabhayangkarainobes.com