Mitrabhayangkarainobes.com/Siantar – Kinerja polres pematangsiantar dalam memberantas peredaran gelap Narkotika Layak dipertanyakan. Serius kah menjalankan perintah kapolri?
Pasalnya, Polres pematangsiantar hanya mampu menangkap para pengguna sabu, namun para bandar sabu tersebut hingga kini belum juga tertangkap dan terkesan dibiarkan.
Seperti bandar narkoba jenis sabu bernama Dandi dan Jaka. Sampai kedua bandar itu masih tetap bebas mengedarkan narkoba jenis sabu.
Kedua bandar itu mengedarkan dan menunggu pembeli di jalan singosari, Gang Demak, kelurahan martoba, kecamatan siantar Utara, Kota Pematangsiantar.
Akibat ketidak seriusan Satnarkoba polres pematangsiantar, Kini masyarakat sekitar mulai resah dengan peredaran narkoba di lingkungan mereka. Karena banyak orang yang tidak dikenal datang silih berganti belanja sabu dari dandi dan jaka.
Seperti penuturan HR, kedua bandar sabu tersebut sampai saat ini masih terus melakukan transaksi narkoba, bahkan semakin ramai yang membeli.
“Belum ada Polisi datang menggerebek. Bagaimana mau di gerebek, mereka (Dandi dan Jaka),” ungkap HR.
Parahnya lagi, Warga menduga bahwa oknum polisi menerima bayaran dari kedua bandar itu melalui oknum wartawan, sehingga polres pematangsiantar enggan untuk melakukan menangkapnya.
“Sudah ada setoran mereka(Dandi dan Jaka) untuk polisi melalui dari seorang oknum wartawan. Karena oknum wartawan itu dengan bandar sabu itu masih ada hubungan keluarga,” ucapnya, Minggu (4/9/2022).
Padahal belum lama ini, Kapolri jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran polri mulai dari Mabes polri, Polda hingga polres se – Jajaran, Agar benar – benar memberantas Narkoba dan penyakit masyarakat.
Bahkan, Kapolri dengan tegas mengatakan agar seluruh jajaran tidak main – main, apalagi sampai terlibat memback up peredaran narkoba.
“Seluruh jajaran mulai dari mabes, polda hingga polres jajaran melakukan tindakan tegas terhadap peredaran narkoba dan penyakit masyarakat. Jika ada yang bermain – main akan saya copot. Dan jika ada anggota yang terlibat narkoba akan Saya pecat dari kepolisian,” tegas Kapolri belum lama ini.
“Jika tidak mampu silahkan angkat tangan,” tambah kapolri.
Untuk itu, Masyarakat berharap, agar kapolres pematangsiantar AKBP Fernando benar benar memerintahkan anggotanya khususnya Satnarkoba polres pematangsiantar.
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP Rudi Panjaitan SH yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan.
“Sejauh ini kami masih melakukan penyelidikan ke lokasi tempat peredaran narkoba. Secepatnya akan kami lakukan penangkapan terhadap dua orang pengedar sabu tersebut. (Tim).









Discussion about this post