Mitra bhayangkara inobes.com//Simalungun — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai rutinitas pagi karyawan PTPN IV Afdeling 3 Unit Balimbingan. Sebelum memulai aktivitas di lapangan, seluruh pekerja secara konsisten melaksanakan doa bersama sebagai bagian dari budaya kerja yang terus dijaga dan dilestarikan, Selasa 21 April 2026.
Kegiatan ini dipimpin oleh Mandor Besar Afdeling 3, Suhardiman, yang memastikan seluruh karyawan berkumpul dan mengikuti rangkaian apel pagi dengan disiplin. Dalam suasana yang tertib, doa kemudian dipandu oleh Arif, yang setiap harinya mengajak seluruh pekerja untuk memohon perlindungan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas.
Doa bersama tersebut bukan sekadar rutinitas formal, melainkan telah menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan mental dan spiritual para pekerja. Di tengah tuntutan pekerjaan di sektor perkebunan yang penuh tantangan, momen ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguat semangat sebelum turun ke lapangan.
Asisten Afdeling 3, Surya Tarigan, dalam arahannya menegaskan bahwa memulai aktivitas dengan doa merupakan hal mendasar yang tidak boleh diabaikan. Ia mengingatkan bahwa setiap kesempatan untuk bekerja adalah anugerah yang patut disyukuri.
“Setiap kita akan melakukan aktivitas, baiknya diawali dengan berdoa. Itu sebagai wujud rasa syukur karena kita masih diberi waktu dan kesehatan,” ungkap Surya Tarigan di hadapan para karyawan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rasa syukur tersebut harus tercermin dalam sikap kerja sehari-hari, seperti menjaga disiplin, meningkatkan produktivitas, serta mengutamakan keselamatan kerja. Menurutnya, dengan hati yang bersih dan niat yang baik sejak awal, pekerjaan yang dijalankan akan memberikan hasil yang maksimal.
Para karyawan pun menyambut positif kegiatan ini. Mereka merasakan bahwa doa bersama memberikan ketenangan batin serta menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat di antara sesama pekerja. Tidak hanya mempererat hubungan antar individu, kegiatan ini juga membangun rasa saling peduli dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja.
“Dengan doa bersama, kami merasa lebih siap, lebih tenang, dan lebih kompak saat bekerja di lapangan,” ujar salah satu karyawan.
Rutinitas ini sekaligus menjadi cerminan bahwa nilai-nilai spiritual tetap memiliki tempat penting dalam dunia kerja modern, khususnya di lingkungan PTPN IV Unit Balimbingan. Perpaduan antara kedisiplinan, kerja keras, dan pendekatan spiritual diyakini mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif.
Melalui kebiasaan positif ini, manajemen berharap seluruh karyawan Afdeling 3 tidak hanya mampu mencapai target kerja, tetapi juga menjaga integritas, keselamatan, serta semangat kebersamaan dalam setiap langkah pekerjaan yang dijalankan.(Red)







